LOADING...
Lima Alasan Ilmiah Mengapa Madu tidak Pernah Kadaluarsa

Lima Alasan Ilmiah Mengapa Madu tidak Pernah Kadaluarsa

menulis Taufiq Al Jufri
Feb 12, 2026
03:21 pm

Apa ceritanya

Madu adalah salah satu makanan yang tidak pernah kadaluarsa. Ini adalah fakta menarik yang telah diketahui selama berabad-abad. Dalam artikel ini, kita akan membahas lima alasan ilmiah mengapa madu memiliki umur simpan yang sangat panjang dan tetap aman untuk dikonsumsi meskipun disimpan selama bertahun-tahun.

Alasan 1

Kandungan Air Rendah

Madu memiliki kandungan air yang sangat rendah, sekitar 17% atau bahkan lebih sedikit. Kondisi ini menciptakan lingkungan yang tidak mendukung pertumbuhan bakteri dan jamur. Mikroorganisme memerlukan kelembapan tinggi untuk berkembang biak, sehingga rendahnya kadar air dalam madu membantu menjaga keawetannya.

Alasan 2

Keasaman Tinggi

Madu memiliki pH antara 3,2 hingga 4,5, menjadikannya sangat asam. Keasaman tinggi ini menghambat pertumbuhan banyak mikroorganisme patogen dan pembusuk. Lingkungan asam dalam madu membuatnya sulit bagi bakteri dan jamur untuk bertahan hidup, sehingga memperpanjang umur simpannya.

Advertisement

Alasan 3

Produksi Hidrogen Peroksida

Saat lebah memproduksi madu, enzim glukosa oksidase menghasilkan hidrogen peroksida ketika madu bersentuhan dengan udara. Hidrogen peroksida adalah agen antibakteri alami yang membantu membunuh bakteri berbahaya dalam madu. Proses ini menambah lapisan perlindungan tambahan terhadap kontaminasi mikroba.

Advertisement

Alasan 4

Aktivitas Air Rendah

Aktivitas air (aw) dalam madu sangat rendah karena sebagian besar kandungannya adalah gula kental seperti fruktosa dan glukosa. Aktivitas air rendah berarti tidak ada cukup kelembapan bebas untuk mendukung pertumbuhan mikroorganisme. Ini adalah salah satu faktor utama mengapa madu tetap awet meskipun disimpan lama.

Alasan 5

Pengawetan Alami oleh Lebah

Lebah secara alami mengawetkan madu dengan cara menyimpannya di sarang lebah yang berventilasi baik dan menambahkan lilin penutup pada sel-sel sarangnya. Proses pengawetan alami ini memastikan bahwa madu tetap segar dan aman dikonsumsi bahkan setelah bertahun-tahun disimpan dengan benar. Dengan memahami sifat-sifat unik dari madu seperti kandungan air rendah dan keasaman tinggi serta proses alami oleh lebah sendiri, kita dapat melihat mengapa makanan manis ini mampu bertahan tanpa batas waktu tertentu tanpa kehilangan kualitasnya.

Advertisement