Reshoot film Hollywood yang paling gila
Apa ceritanya
Reshoot dalam industri film Hollywood bukanlah hal yang asing. Proses ini sering dilakukan untuk memperbaiki atau menambah adegan agar film lebih sempurna sebelum dirilis. Namun, ada beberapa reshoot yang begitu ekstrem hingga menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar film, termasuk di Indonesia. Artikel ini akan membahas beberapa reshoot paling gila yang pernah terjadi di Hollywood.
Perubahan sutradara
Justice League dan perubahan sutradara
Film "Justice League" mengalami reshoot besar-besaran setelah Zack Snyder meninggalkan proyek tersebut karena alasan pribadi. Joss Whedon kemudian mengambil alih dan melakukan banyak perubahan pada film tersebut. Reshoot ini mengubah nuansa dan beberapa elemen cerita, menyebabkan perdebatan di kalangan penggemar tentang versi mana yang lebih baik antara Snyder Cut dan versi bioskop.
Sutradara baru
Solo: A Star Wars Story dengan sutradara baru
"Solo: A Star Wars Story" juga mengalami reshoot besar ketika Ron Howard menggantikan Phil Lord dan Christopher Miller sebagai sutradara. Hampir 70% dari film harus direkam ulang untuk mencocokkan visi baru Howard. Meskipun proses ini memakan biaya tambahan, hasil akhirnya diterima dengan baik oleh sebagian besar penonton meskipun tidak mencapai kesuksesan box office seperti harapan.
Masalah kumis
Kumis Superman dilema dalam Justice League
Salah satu aspek paling terkenal dari reshoot "Justice League" adalah masalah kumis Henry Cavill. Saat itu, Cavill sedang syuting "Mission: Impossible - Fallout" dan tidak bisa mencukur kumisnya karena kontrak. Akibatnya, tim efek visual harus menghapus kumisnya secara digital dalam pasca-produksi, menghasilkan tampilan wajah Superman yang dianggap aneh oleh banyak penonton.
Adegan baru
Rogue One: A Star Wars Story menambahkan adegan baru
Film "Rogue One: A Star Wars Story" juga mengalami reshoot signifikan untuk menambahkan adegan aksi baru serta memperdalam karakterisasi tokoh-tokohnya. Tony Gilroy ditugaskan untuk membantu Gareth Edwards menyelesaikan proyek ini dengan menambahkan elemen-elemen penting agar cerita lebih kuat dan koheren. Hasil akhirnya adalah sebuah film yang mendapat pujian kritikus meskipun melalui proses produksi yang rumit. Dengan memahami berbagai tantangan dalam proses reshoot ini, kita dapat menghargai usaha para pembuat film dalam menghadirkan karya terbaik bagi penonton mereka di seluruh dunia.