
Minimalisme De Stijl: Modernisme geometris Belanda
Apa ceritanya
De Stijl adalah gerakan seni dan desain yang berasal dari Belanda pada awal abad ke-20.
Gaya ini menekankan kesederhanaan, bentuk geometris, dan palet warna terbatas.
Dalam desain interior, minimalisme De Stijl menciptakan ruang yang bersih dan teratur dengan fokus pada fungsionalitas dan estetika.
#1
Warna primer yang dominan
De Stijl menggunakan warna primer seperti merah, biru, dan kuning sebagai elemen utama dalam desainnya.
Warna-warna ini sering dipadukan dengan hitam, putih, dan abu-abu untuk menciptakan kontras yang kuat.
Penggunaan warna primer membantu menonjolkan elemen geometris dalam ruangan.
#2
Bentuk geometris sederhana
Bentuk-bentuk seperti persegi panjang, kotak, dan garis lurus adalah ciri khas dari minimalisme De Stijl.
Elemen-elemen ini digunakan untuk menciptakan tata letak yang terstruktur dan simetris.
Furnitur dengan bentuk sederhana tanpa ornamen tambahan sangat cocok untuk gaya ini.
#3
Fungsionalitas di atas segalanya
Dalam minimalisme De Stijl, setiap elemen dalam ruangan harus memiliki fungsi yang jelas.
Tidak ada ruang untuk dekorasi berlebihan atau barang-barang yang tidak diperlukan.
Prinsip ini memastikan bahwa ruangan tetap rapi dan efisien.
#4
Penggunaan material alami
Material alami seperti kayu dan batu sering digunakan dalam minimalisme De Stijl untuk menambah tekstur tanpa mengurangi kesederhanaan desain.
Material-material ini memberikan nuansa hangat sekaligus menjaga estetika modern dari gaya ini.
Dengan memahami prinsip-prinsip dasar dari minimalisme De Stijl, Anda dapat menciptakan ruang hidup yang tidak hanya indah tetapi juga fungsional dan efisien.