LOADING...
Menjelajahi Kelezatan Camilan Unik dari Indonesia Timur

Menjelajahi Kelezatan Camilan Unik dari Indonesia Timur

menulis Handoko
Jan 28, 2026
12:05 pm

Apa ceritanya

Indonesia Timur dikenal dengan kekayaan kuliner yang beragam dan unik. Salah satu yang menarik perhatian adalah camilan yang jarang ditemukan di tempat lain. Camilan ini tidak hanya lezat, tetapi juga mencerminkan budaya dan tradisi lokal. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi beberapa jenis camilan khas dari Indonesia Timur yang mungkin belum banyak diketahui orang.

1

Roti Pisang Khas Papua

Roti pisang Papua adalah salah satu camilan populer di wilayah ini. Terbuat dari adonan tepung terigu yang dicampur dengan pisang matang, roti ini memiliki rasa manis alami dan tekstur lembut. Biasanya disajikan hangat dengan taburan gula pasir atau kelapa parut di atasnya. Roti pisang sering dinikmati sebagai sarapan atau teman minum teh sore hari.

2

Kue Sagu Manis Maluku

Kue sagu manis adalah camilan tradisional dari Maluku yang terbuat dari tepung sagu dan gula merah cair. Adonan dibentuk bulat kecil-kecil lalu dipanggang hingga matang. Rasanya manis dengan aroma khas daun pandan atau vanila. Kue ini sering disajikan dalam acara-acara adat atau sebagai oleh-oleh khas Maluku.

Advertisement

3

Panekuk Kelapa 

Panekuk kelapa dari NTT merupakan variasi panekuk tradisional dengan tambahan kelapa parut segar pada adonannya. Setelah dipanggang, panekuk ini memberikan rasa gurih dan manis sekaligus, cocok dinikmati saat sarapan pagi atau sebagai camilan sore hari bersama keluarga.

Advertisement

4

Roti Tawar Flores

Roti tawar Flores memiliki tekstur lembut seperti roti tawar biasa namun dengan tambahan gula pasir untuk memberikan rasa manis alami. Biasanya disajikan bersama mentega atau selai buah lokal seperti selai mangga atau nanas Flores, menjadikannya pilihan tepat untuk sarapan cepat atau kudapan ringan sepanjang hari. Dengan mengenal lebih jauh tentang roti-roti unik dari Indonesia Timur ini, kita dapat lebih menghargai kekayaan kuliner nusantara serta memperluas wawasan tentang keanekaragaman rasa di tanah air kita sendiri.

Advertisement