
Rasakan pesona Lalibela, Ethiopia: Warisan batu suci yang dipahat
Apa ceritanya
Lalibela, sebuah kota di wilayah Amhara, Ethiopia utara, terkenal dengan gereja-gereja yang dipahat dari batu.
Sebagai situs Warisan Dunia UNESCO sejak tahun 1978, kota suci ini menawarkan sekilas tentang arsitektur dan pengabdian Kristen awal.
Para peziarah dan pelancong tertarik pada tempat suci bawah tanahnya, yang diukir langsung di batu tufa vulkanik merah selama abad ke-12 dan ke-13.
Aktivitas 1
Mengungkap sejarah di Bet Giyorgis
Gereja Santo George, yang dikenal sebagai Bet Giyorgis, adalah pemandangan monolitik di Lalibela.
Diukir dari satu bagian batu menjadi sebuah salib, gereja ini menjadi yang paling ikonik di antara gereja-gereja di Lalibela.
Pengunjung menelusuri parit dan terowongan untuk menemukan karya arsitektur ini, sebuah lambang iman dan keahlian yang telah berusia berabad-abad.
Bangunan ini tetap menjadi bukti pengabdian dan kesenian para penciptanya.
Aktivitas 2
Perjalanan melalui jalur ziarah
Jaringan lorong-lorong di Lalibela menghubungkan 11 gereja abad pertengahan dengan rumit.
Jalur-jalur ini dilalui oleh para pengunjung yang ingin menelusuri jejak para peziarah kuno.
Lebih dari sekadar jalan setapak, lorong-lorong ini mewakili sebuah pencarian spiritual untuk mendapatkan pencerahan.
Perjalanan melalui terowongan-terowongan ini, dengan ruang bawah tanah dan gua-gua yang tersembunyi, menawarkan penyelaman ke dalam sejarah dan pengabdian religius Ethiopia yang kaya.
Aktivitas 3
Rasakan Festival Timket
Jika kunjungan Anda bertepatan dengan Timket (Epiphany) di bulan Januari, Anda akan mendapatkan tontonan budaya yang tak terlupakan.
Festival keagamaan ini merayakan pembaptisan Yesus Kristus dengan prosesi dan ritual yang meriah yang menyoroti tradisi Ortodoks Ethiopia.
Mengamati atau bahkan berpartisipasi dalam perayaan ini menawarkan wawasan yang mendalam tentang adat istiadat setempat dan perayaan komunal yang tidak berubah selama berabad-abad.
Aktivitas 4
Berinteraksi dengan pengrajin lokal
Di pasar dan workshop di Lalibela, para pelancong dapat bertemu dengan para pengrajin lokal yang membuat barang-barang mulai dari pakaian tradisional hingga artefak religius yang rumit.
Berinteraksi dengan para pengrajin ini tidak hanya mendukung ekonomi lokal, tetapi juga memberikan kesempatan untuk mempelajari kesenian Etiopia secara langsung.
Bawa pulang sepotong jiwa Lalibela dengan membeli suvenir buatan tangan yang memiliki cerita di dalam benang dan ukirannya.