Loading...
Tradisi stroberi dan krim di tenis Wimbledon

Tradisi stroberi dan krim di tenis Wimbledon

menulis Bob
Jul 28, 2026
07:46 am

Apa ceritanya

Stroberi dan krim telah menjadi bagian tak terpisahkan dari turnamen tenis Wimbledon. Tradisi ini dimulai sejak abad ke-19 dan terus berlanjut hingga kini. Kombinasi sederhana namun elegan ini mencerminkan suasana musim panas Inggris yang menyegarkan. Dalam artikel ini, kita akan membahas asal-usul tradisi ini, mengapa stroberi dan krim dipilih, serta bagaimana tradisi ini tetap relevan di era modern.

Latar belakang

Asal-usul tradisi stroberi dan krim

Tradisi stroberi dan krim di Wimbledon dimulai pada tahun 1877, tahun pertama turnamen tersebut digelar.

Pada masa itu, stroberi adalah buah yang melimpah selama musim panas di Inggris.

Kombinasi dengan krim segar menjadi pilihan yang tepat untuk dinikmati sambil menonton pertandingan tenis.

Sejak saat itu, hidangan ini menjadi simbol dari pengalaman menonton Wimbledon.

Konsep utama

Mengapa stroberi?

Stroberi dipilih karena ketersediaannya yang melimpah selama bulan Juni dan Juli, waktu ketika turnamen ini berlangsung.

Selain itu, warna merah cerah dari stroberi memberikan kontras visual yang menarik dengan lapangan hijau rumput Wimbledon.

Rasa manis alami dari buah ini juga berpadu sempurna dengan kelembutan krim segar, menciptakan sensasi rasa yang memanjakan lidah penonton.

ADVERTISEMENT

Saran praktis

Relevansi tradisi di era modern

Meskipun zaman telah berubah, tradisi menikmati stroberi dan krim tetap bertahan hingga kini.

Banyak penonton modern masih menikmati hidangan klasik ini sebagai bagian dari pengalaman menonton Wimbledon mereka.

Bagi mereka yang tidak dapat hadir langsung di lapangan tenis London tersebut, menikmati stroberi dan krim sambil menonton siaran langsung bisa menjadi cara untuk merasakan atmosfer khas turnamen bergengsi ini dari rumah masing-masing.

ADVERTISEMENT