LOADING...
Lima fakta mengejutkan tentang tradisi pembakaran obor olimpiade

Lima fakta mengejutkan tentang tradisi pembakaran obor olimpiade

menulis Bob
Feb 04, 2026
09:25 am

Apa ceritanya

Tradisi pembakaran obor Olimpiade adalah bagian penting dari upacara pembukaan yang penuh makna. Namun, ada beberapa fakta mengejutkan yang mungkin belum banyak diketahui orang. Dalam artikel ini, kita akan mengungkap lima fakta menarik tentang tradisi ini yang telah menjadi simbol persatuan dan perdamaian di seluruh dunia.

Sejarah

Asal-usul obor Olimpiade

Tradisi pembakaran obor dimulai pada Olimpiade kuno di Yunani. Api suci dinyalakan di kuil Hera di Olympia dan dibawa ke lokasi pertandingan sebagai simbol kemurnian dan cahaya. Tradisi ini kemudian dihidupkan kembali pada tahun 1936 oleh Nazi Jerman, dan sejak itu menjadi bagian integral dari setiap Olimpiade modern.

Proses

Proses menyalakan obor

Menyalakan obor Olimpiade bukanlah tugas yang mudah. Api harus dinyalakan dengan menggunakan cermin parabolik untuk memfokuskan sinar matahari pada batang kayu khusus, menciptakan api tanpa menggunakan korek api atau sumber api lainnya. Proses ini melambangkan kekuatan alam dan teknologi yang bersatu untuk menciptakan sesuatu yang indah.

Advertisement

Perjalanan

Perjalanan panjang obor

Obor Olimpiade melakukan perjalanan panjang sebelum mencapai lokasi acara utama. Dimulai dari Yunani, obor melewati berbagai negara dan kota, sering kali dibawa oleh pelari lokal yang mewakili komunitas setempat. Perjalanan ini bertujuan untuk menyebarkan semangat Olimpiade ke seluruh dunia dan menghubungkan berbagai budaya.

Advertisement

Simbolisme

Simbolisme api abadi

Api Olimpiade dianggap sebagai simbol kehidupan abadi dan semangat manusia yang tak tergoyahkan. Api tersebut dijaga dengan hati-hati selama seluruh acara untuk memastikan bahwa nyala api tetap hidup hingga penutupan pertandingan. Ini melambangkan kontinuitas tradisi serta harapan akan masa depan yang lebih baik.

Dampak lingkungan

Dampak lingkungan dari tradisi ini

Meskipun tradisi pembakaran obor memiliki nilai simbolis tinggi, ada kekhawatiran tentang dampaknya terhadap lingkungan. Berbagai upaya dilakukan untuk mengurangi jejak karbon dengan menggunakan bahan bakar ramah lingkungan dan teknologi hijau dalam pembuatan serta transportasi obor. Langkah-langkah ini menunjukkan komitmen terhadap keberlanjutan sambil tetap mempertahankan warisan budaya tersebut.

Advertisement