LOADING...
Aturan aneh dalam kriket yang jarang diketahui
Kredit: Pexels

Aturan aneh dalam kriket yang jarang diketahui

menulis Bob
May 22, 2026
07:14 am

Apa ceritanya

Kriket adalah olahraga dengan sejarah panjang dan penuh tradisi. Namun, di balik permainan yang tampak sederhana ini, terdapat beberapa aturan yang mungkin terdengar aneh bagi banyak orang. Aturan-aturan ini sering kali tidak diketahui oleh penonton awam, tetapi mereka memainkan peran penting dalam menjaga integritas permainan. Mari kita telusuri beberapa aturan kriket yang paling aneh dan jarang diketahui.

Bola hilang

Hukum bola hilang

Dalam kriket, jika bola hilang selama pertandingan dan tidak dapat ditemukan dalam waktu yang wajar, wasit dapat memutuskan untuk menggantinya dengan bola lain. Bola pengganti harus memiliki kondisi serupa dengan bola asli sebelum hilang. Ini memastikan bahwa permainan tetap adil dan tidak ada tim yang mendapatkan keuntungan dari perubahan kondisi bola secara tiba-tiba.

Penjaga gawang

Aturan penjaga gawang palsu

Salah satu aturan unik dalam kriket adalah larangan menggunakan penjaga gawang palsu. Jika seorang pemain berpura-pura menjadi penjaga gawang tanpa mengenakan perlengkapan lengkap atau tanpa izin wasit, timnya dapat dikenai penalti lima run. Aturan ini ada untuk mencegah kebingungan di lapangan dan memastikan bahwa semua pemain mengikuti peran mereka dengan benar.

Advertisement

Mankading

Hukum Mankading

Mankading adalah istilah untuk mengeluarkan batsman non-striker sebelum bowler melempar bola jika batsman tersebut meninggalkan crease terlalu cepat. Meskipun sah menurut hukum kriket, tindakan ini sering dianggap kontroversial karena dianggap melawan semangat olahraga. Namun demikian, mankading tetap menjadi bagian dari strategi permainan bagi beberapa tim.

Advertisement

OverrateĀ 

Batasan waktu Overrate

Dalam kriket internasional, setiap tim harus menyelesaikan sejumlah over dalam batas waktu tertentu untuk menjaga kelancaran pertandingan. Jika sebuah tim gagal memenuhi batas waktu tersebut tanpa alasan yang sahih seperti cuaca buruk atau cedera pemain, kapten tim bisa dikenai denda atau bahkan skorsing pada pertandingan berikutnya sebagai bentuk disiplin. Dengan memahami aturan-aturan unik ini, penonton dapat lebih menghargai kompleksitas dan keindahan dari permainan kriket itu sendiri.

Advertisement