LOADING...
Asal-usul sejarah posisi lapangan dalam kriket
Kredit: Pexels

Asal-usul sejarah posisi lapangan dalam kriket

menulis Bob
May 20, 2026
12:46 pm

Apa ceritanya

Kriket adalah olahraga yang kaya akan sejarah dan tradisi. Salah satu aspek unik dari kriket adalah dua belas posisi lapangan yang berbeda. Setiap posisi memiliki peran dan tanggung jawab khusus dalam permainan. Memahami asal-usul sejarah dari posisi-posisi ini dapat memberikan wawasan tentang bagaimana permainan ini berkembang selama berabad-abad.

Slip

Posisi Slip: Awal mula strategi

Posisi slip adalah salah satu posisi tertua dalam kriket. Ditempatkan di dekat penjaga gawang, pemain di posisi ini bertugas menangkap bola yang terlepas dari pemukul. Sejarah menunjukkan bahwa strategi penempatan slip sudah ada sejak abad ke-18, ketika pemain mulai menyadari pentingnya menangkap bola untuk mengurangi peluang lawan mencetak angka.

Tengah lapangan

Mid-on dan Mid-off: Peran kunci di tengah lapangan

Mid-on dan mid-off adalah dua posisi penting yang terletak di tengah lapangan. Pemain di sini bertanggung jawab untuk menghentikan bola yang dipukul lurus ke depan atau ke belakang oleh pemukul. Posisi ini berkembang seiring dengan perubahan gaya bermain, ketika pemain mulai memanfaatkan area tengah lapangan untuk menyerang atau bertahan.

Advertisement

Gully

Gully: Evolusi dari posisi slip

Gully adalah variasi dari posisi slip, ditempatkan sedikit lebih jauh ke samping. Posisi ini muncul sebagai respons terhadap teknik memukul modern yang lebih agresif, memungkinkan pemain untuk menangkap bola dengan cepat sebelum mencapai batas luar lapangan. Gully menjadi semakin penting seiring dengan perkembangan teknik pukulan baru dalam kriket.

Advertisement

Square Leg

Square Leg: Menjaga area samping lapangan

Square leg ditempatkan sejajar dengan pemukul tetapi lebih jauh ke samping lapangan. Peran utama pemain di sini adalah mengawasi pukulan samping dan mencegah bola mencapai batas luar dengan cepat. Sejarah menunjukkan bahwa square leg menjadi populer ketika tim-tim mulai mengeksploitasi sisi samping lapangan sebagai bagian dari strategi menyerang mereka. Dengan memahami asal-usul sejarah setiap posisi, kita dapat lebih menghargai kompleksitas dan strategi dalam permainan kriket modern hari ini.

Advertisement