LOADING...
Tahun Baru Ethiopia di Bulan September

Tahun Baru Ethiopia di Bulan September

menulis Taufiq Al Jufri
Mar 31, 2026
02:38 pm

Apa ceritanya

Ethiopia merayakan Tahun Baru, yang dikenal sebagai Enkutatash, pada bulan September. Tradisi ini berbeda dari kebanyakan negara lain yang merayakan tahun baru pada bulan Januari. Perayaan ini memiliki akar budaya dan sejarah yang mendalam, mencerminkan kalender unik Ethiopia dan warisan tradisionalnya. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi alasan di balik perayaan Tahun Baru Ethiopia di bulan September serta makna pentingnya bagi masyarakat setempat.

Kalender

Kalender Ethiopia yang Unik

Ethiopia menggunakan kalender Julian kuno, berbeda dengan kalender Gregorian yang digunakan secara luas di seluruh dunia. Kalender ini memiliki 13 bulan dalam setahun, dengan 12 bulan terdiri dari 30 hari dan satu bulan tambahan bernama Pagume dengan lima atau enam hari tergantung tahun kabisat. Karena perbedaan ini, Tahun Baru jatuh pada tanggal 11 atau 12 September dalam kalender Gregorian.

Budaya

Makna Budaya Enkutatash

Enkutatash bukan hanya sekadar pergantian tahun bagi masyarakat Ethiopia; itu juga merupakan waktu untuk merayakan panen baru dan musim semi. Nama "Enkutatash" berarti "pemberian permata", mengacu pada hadiah permata Ratu Sheba kepada Raja Salomo saat kembali dari kunjungannya ke Yerusalem. Perayaan ini melibatkan nyanyian tradisional, tarian, dan pertukaran hadiah antara keluarga dan teman.

Advertisement

Tradisi

Tradisi Perayaan Enkutatash

Selama Enkutatash, anak-anak mengenakan pakaian baru dan pergi dari rumah ke rumah menyanyikan lagu-lagu tradisional sambil membawa bunga daisy kuning khas musim tersebut. Orang dewasa biasanya berkumpul untuk makan bersama keluarga besar mereka. Selain itu, gereja-gereja mengadakan kebaktian khusus untuk menandai awal tahun baru dengan doa-doa syukur atas berkat-berkat selama setahun terakhir.

Advertisement

Pentingnya

Pentingnya Enkutatash bagi Masyarakat

Bagi masyarakat Ethiopia, Enkutatash adalah waktu refleksi sekaligus harapan baru untuk masa depan. Ini adalah kesempatan untuk mempererat hubungan sosial melalui pertemuan keluarga besar dan komunitas lokal. Selain itu, perayaan ini juga menjadi momen penting dalam menjaga warisan budaya serta identitas nasional mereka di tengah perubahan zaman globalisasi saat ini.

Advertisement