LOADING...
Lima Kesalahan Identitas yang Menarik dalam Astronomi

Lima Kesalahan Identitas yang Menarik dalam Astronomi

menulis Handoko
Jan 02, 2026
11:24 am

Apa ceritanya

Astronomi adalah ilmu yang penuh dengan penemuan menakjubkan, tetapi juga tidak lepas dari kesalahan identitas yang menarik. Dalam sejarahnya, para astronom sering kali salah mengidentifikasi objek langit. Kesalahan ini memberikan wawasan baru dan kadang-kadang mengubah pemahaman kita tentang alam semesta. Berikut adalah lima kesalahan identitas paling menarik dalam astronomi yang pernah terjadi.

1

Planet Pluto: Planet Kerdil

Pluto dulunya dianggap sebagai planet kesembilan di tata surya kita. Namun, pada tahun 2006, International Astronomical Union (IAU) mendefinisikan ulang kriteria untuk sebuah planet dan menurunkan status Pluto menjadi planet kerdil. Perubahan ini didasarkan pada ukuran dan orbit Pluto yang tidak memenuhi semua kriteria planet klasik. Meskipun kontroversial, keputusan ini membantu memperjelas klasifikasi objek di tata surya kita.

2

Supernova Sn 1054

Supernova SN 1054 adalah salah satu peristiwa astronomi paling terkenal dalam sejarah Cina dan dunia Barat. Awalnya dianggap sebagai komet atau bintang baru oleh banyak pengamat saat itu, supernova ini akhirnya memudar dan membentuk Nebula Kepiting yang kita kenal sekarang. Kesalahpahaman awal tentang sifatnya menunjukkan betapa sulitnya mengidentifikasi fenomena langit dengan teknologi dan pengetahuan saat itu.

Advertisement

3

Galaksi Andromeda: Kabut atau Galaksi?

Sebelum diketahui sebagai galaksi terdekat dengan Bima Sakti, Andromeda sering kali salah diidentifikasi sebagai kabut oleh para astronom awal seperti Edwin Hubble. Dengan teleskop lebih canggih, akhirnya terungkap bahwa Andromeda adalah galaksi lain sepupu dari Bima Sakti, membuka jalan bagi pemahaman lebih luas tentang alam semesta kita.

Advertisement

4

Nebula Orion: Kabut dan Bintang

Nebula Orion sering kali membingungkan para astronom awal karena tampaknya terdiri dari kombinasi kabut tebal dan bintang-bintang muda bercahaya terang. Awalnya sulit untuk menentukan apakah itu hanya kabut atau kumpulan bintang-bintang baru. Dengan kemajuan teknologi teleskop modern, kini diketahui bahwa Nebula Orion benar-benar merupakan tempat lahirnya banyak bintang baru.

5

Komet Hale-Bopp: Komet Bintang

Komet Hale-Bopp ditemukan pada tahun 1997 oleh dua pengamat amatir sekaligus, Marshall Hale dan Alan Bopp. Pada awalnya, objek ini begitu terang sehingga banyak orang mengira itu adalah pesawat luar angkasa karena kemunculannya yang sangat mencolok di langit malam selama beberapa minggu berturut-turut. Namun kemudian diketahui bahwa itu memang sebuah komet besar yang melintas dekat bumi sebelum menghilang kembali ke ruang angkasa.

Advertisement