LOADING...
Lima Kegunaan Ilmiah Mengejutkan Batu Apung

Lima Kegunaan Ilmiah Mengejutkan Batu Apung

menulis Taufiq Al Jufri
Jan 12, 2026
03:04 pm

Apa ceritanya

Batu apung, dikenal sebagai batu vulkanik yang ringan dan berpori, memiliki berbagai kegunaan ilmiah yang mungkin belum banyak diketahui. Selain digunakan dalam perawatan kecantikan dan rumah tangga, batu apung juga memiliki aplikasi penting di bidang ilmu pengetahuan. Artikel ini akan membahas lima kegunaan mengejutkan dari batu apung dalam konteks ilmiah.

Penyaringan Air

Penyaringan Air Alami

Batu apung dapat digunakan sebagai media penyaring alami untuk membersihkan air. Karena strukturnya yang berpori, batu apung mampu menangkap partikel-partikel kecil dan kontaminan dalam air. Proses ini membantu meningkatkan kualitas air dengan mengurangi kekeruhan dan menghilangkan zat-zat berbahaya. Penggunaan batu apung sebagai penyaring air adalah solusi ramah lingkungan yang efektif untuk mendapatkan air bersih.

Penelitian Geologi

Penelitian Geologi

Dalam dunia geologi, batu apung sering digunakan untuk mempelajari aktivitas vulkanik masa lalu. Karena sifatnya yang ringan dan mudah mengapung di permukaan air, batu apung dapat menyebar jauh dari lokasi letusan gunung berapi. Para ilmuwan memanfaatkan distribusi ini untuk menganalisis pola letusan vulkanik dan dampaknya terhadap lingkungan sekitar serta iklim global.

Advertisement

Ketahanan Material

Pengujian Ketahanan Material

Batu apung juga digunakan dalam pengujian ketahanan material karena kemampuannya untuk memberikan abrasi ringan namun efektif pada permukaan tertentu. Dalam industri manufaktur, batu apung sering digunakan untuk menguji kekuatan dan daya tahan bahan-bahan seperti plastik atau karet sebelum produk akhir dipasarkan.

Advertisement

Bioteknologi

Penelitian Bioteknologi

Dalam bidang bioteknologi, batu apung digunakan sebagai substrat untuk pertumbuhan mikroorganisme tertentu. Struktur berpori dari batu ini memungkinkan retensi cairan serta pertukaran gas yang optimal bagi mikroorganisme tersebut. Hal ini menjadikan batu apung sebagai alat bantu penting dalam penelitian terkait kultur sel atau produksi enzim tertentu.

Penyerap Gas

Penyerap Gas Berbahaya

Batu apung memiliki kemampuan menyerap gas berbahaya seperti karbon dioksida (CO2) akibat pori-porinya yang luas dan struktur kimianya yang stabil. Dalam upaya mitigasi perubahan iklim, penelitian sedang dilakukan mengenai penggunaan batu apung sebagai media penyerap CO2 dari atmosfer secara efektif guna mengurangi emisi gas rumah kaca secara keseluruhan. Dengan memahami berbagai kegunaan ilmiah dari batu apung ini, kita dapat lebih menghargai perannya dalam mendukung kemajuan ilmu pengetahuan serta teknologi modern.

Advertisement