LOADING...
Lima Fakta Mengejutkan tentang Jamur dalam Teknologi Lingkungan

Lima Fakta Mengejutkan tentang Jamur dalam Teknologi Lingkungan

menulis Taufiq Al Jufri
Feb 09, 2026
03:35 pm

Apa ceritanya

Jamur telah lama dikenal dalam dunia biologi, tetapi perannya dalam teknologi lingkungan mungkin belum banyak diketahui. Jamur memiliki kemampuan unik yang dapat dimanfaatkan untuk solusi ramah lingkungan. Artikel ini akan membahas lima fakta mengejutkan tentang bagaimana jamur dapat berkontribusi pada teknologi lingkungan.

Fakta 1

Bioremediasi dengan Jamur

Jamur memiliki kemampuan untuk memecah polutan berbahaya di tanah dan air melalui proses yang disebut bioremediasi. Jamur dapat menguraikan senyawa kimia kompleks menjadi bentuk yang lebih sederhana dan tidak berbahaya. Ini menjadikan jamur alat penting dalam pembersihan lingkungan tercemar, seperti lokasi industri atau tempat pembuangan limbah.

Fakta 2

Penyerapan Logam Berat

Beberapa jenis jamur mampu menyerap logam berat dari tanah dan air. Kemampuan ini sangat berguna untuk mengurangi kontaminasi logam berat seperti timbal dan kadmium di lingkungan. Dengan menggunakan jamur, kita bisa membersihkan area yang terkontaminasi tanpa perlu menggunakan bahan kimia berbahaya.

Advertisement

Fakta 3

Produksi Biofuel dari Jamur

Jamur juga dapat digunakan untuk memproduksi biofuel sebagai alternatif energi terbarukan. Beberapa spesies jamur mampu mengubah bahan organik menjadi bioetanol atau biodiesel melalui proses fermentasi. Ini menawarkan solusi energi yang lebih bersih dan berkelanjutan dibandingkan dengan bahan bakar fosil.

Advertisement

Fakta 4

Pengendalian Hama secara Alami

Jamur tertentu dapat digunakan sebagai agen pengendali hama alami dalam pertanian. Dengan menerapkan spora atau kultur jamur pada tanaman, kita bisa mengurangi populasi hama tanpa merusak ekosistem sekitar atau menggunakan pestisida kimiawi yang berbahaya bagi kesehatan manusia dan hewan.

Fakta 5

Pembuatan Material Ramah Lingkungan

Jamur juga digunakan dalam pembuatan material ramah lingkungan seperti kemasan biodegradable dan bahan bangunan ringan namun kuat. Miselium, bagian vegetatif dari jamur, bisa tumbuh membentuk struktur padat yang bisa digunakan sebagai alternatif plastik atau kayu konvensional, membantu mengurangi limbah plastik sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan.

Advertisement