LOADING...
Lima Cara Unik Drone Memantau Gunung Berapi di Indonesia

Lima Cara Unik Drone Memantau Gunung Berapi di Indonesia

menulis Taufiq Al Jufri
Jan 23, 2026
02:42 pm

Apa ceritanya

Indonesia dikenal dengan banyaknya gunung berapi aktif yang tersebar di seluruh kepulauan. Memantau aktivitas gunung berapi menjadi penting untuk keselamatan masyarakat. Drone telah menjadi alat inovatif dalam pemantauan ini, menawarkan cara-cara unik dan efisien untuk mengawasi aktivitas vulkanik tanpa risiko tinggi bagi manusia. Artikel ini akan membahas lima cara unik di mana drone digunakan untuk memantau gunung berapi di Indonesia.

Tip 1

Pemantauan Visual dari Udara

Drone dapat memberikan pandangan visual yang jelas dari kawah dan lereng gunung berapi. Dengan kamera berkualitas tinggi, drone dapat menangkap gambar dan video secara waktu nyata, memungkinkan ilmuwan untuk menganalisis perubahan morfologi atau aktivitas fumarol. Data ini sangat berguna dalam mendeteksi tanda-tanda awal letusan atau perubahan signifikan lainnya pada gunung berapi.

Tip 2

Pengukuran Gas Vulkanik

Beberapa drone dilengkapi dengan sensor khusus yang dapat mengukur konsentrasi gas vulkanik seperti sulfur dioksida (SO2) di atmosfer sekitar kawah. Informasi ini penting karena peningkatan kadar SO2 sering kali menjadi indikasi peningkatan aktivitas vulkanik. Dengan menggunakan drone, para peneliti dapat memperoleh data akurat tanpa harus berada dalam jarak berbahaya dari sumber gas.

Advertisement

Tip 3

Pemetaan Lahar dan Aliran Lava

Drone juga digunakan untuk memetakan lahar dan aliran lava setelah letusan terjadi. Dengan kemampuan terbang rendah dan stabilitasnya, drone dapat menghasilkan peta topografi detail yang membantu dalam perencanaan mitigasi bencana serta pemulihan pasca-letusan. Pemetaan ini memungkinkan pihak berwenang untuk menentukan area mana yang paling terdampak dan membutuhkan perhatian segera.

Advertisement

Tip 4

Pengumpulan Sampel Udara

Selain pemantauan visual, beberapa model drone dirancang untuk mengumpulkan sampel udara dari berbagai ketinggian sekitar gunung berapi. Sampel-sampel ini kemudian dianalisis laboratorium guna memahami komposisi kimia udara selama periode aktivitas vulkanik tinggi. Pengetahuan ini membantu ilmuwan memprediksi potensi dampak lingkungan akibat letusan mendatang.

Tip 5

Deteksi Pergerakan Tanah secara Dini

Drone juga berperan dalam mendeteksi pergerakan tanah secara dini sebelum terjadinya longsor atau runtuhan akibat aktivitas seismik terkait dengan gunung berapi. Dengan teknologi stabilisasi gambar dan sensor gerakan, drone mampu menangkap perubahan kecil pada lereng gunung secara waktu nyata sehingga tindakan pencegahan bisa segera dilakukan oleh pihak berwenang setempat demi keselamatan masyarakat sekitar.

Advertisement