
Panduan membuat Sauerkraut Kunyit Vegan ala Indonesia
Apa ceritanya
Sauerkraut kunyit vegan adalah hidangan fermentasi yang terinspirasi dari cita rasa Indonesia.
Hidangan ini menggabungkan manfaat kesehatan dari kubis fermentasi dengan kehangatan kunyit, rempah yang dikenal memiliki sifat anti-inflamasi.
Rasa asam dan sedikit pedas dari sauerkraut ini cocok untuk menambah cita rasa pada berbagai hidangan.
Selain itu, proses fermentasinya juga baik untuk pencernaan. Mari kita mulai memasak dan menikmati manfaatnya!
Daftar bahan
Kumpulkan bahan-bahan berikut
Kubis hijau 1 kepala (sekitar 1 kilogram), kunyit bubuk 2 sendok teh, garam laut kasar 1 sendok makan, jahe parut segar 1 sendok teh, biji jintan 1 sendok teh, air matang secukupnya untuk merendam kubis jika diperlukan.
Langkah pertama
Persiapkan kubis dan bumbu
Potong kubis menjadi irisan tipis-tipis dan letakkan dalam mangkuk besar.
Tambahkan garam laut kasar ke dalam mangkuk tersebut.
Gunakan tangan Anda untuk menggosok garam ke dalam kubis hingga teksturnya menjadi lebih lembut dan mengeluarkan cairan alami.
Proses ini memakan waktu sekitar 5-10 menit.
Setelah itu, tambahkan kunyit bubuk, jahe parut segar, dan biji jintan ke dalam campuran kubis.
Langkah kedua
Fermentasikan kubis dengan baik
Pindahkan campuran kubis berbumbu ke dalam toples kaca bersih yang dapat ditutup rapat.
Tekan campuran dengan kuat agar tidak ada udara di antara lapisan kubis.
Jika perlu, tambahkan sedikit air matang agar semua bagian terendam cairan sepenuhnya.
Tutup toples dengan rapat dan simpan di tempat sejuk selama 3-7 hari agar proses fermentasi berjalan optimal.
Langkah ketiga
Cicipi dan simpan Sauerkraut Anda
Setelah tiga hari pertama fermentasi, cicipi sauerkraut Anda untuk memastikan rasanya sesuai selera Anda.
Jika belum cukup asam atau pedas, Anda bisa melanjutkan fermentasinya beberapa hari lagi hingga mencapai rasa yang diinginkan.
Setelah siap disantap atau disimpan lebih lama lagi pindahkan sauerkraut kedalam kulkas dimana ia bisa bertahan selama beberapa minggu kedepannya sambil tetap mempertahankan kualitas rasanya.