Menjelajahi Reruntuhan Kuno Malta
Apa ceritanya
Malta, sebuah negara kepulauan di Laut Mediterania, terkenal dengan sejarahnya yang kaya dan reruntuhan kuno yang menakjubkan. Bagi para pelancong yang tertarik dengan sejarah dan arkeologi, Malta menawarkan berbagai situs kuno yang wajib dikunjungi. Dari kuil megalitik hingga kota tua bersejarah, setiap sudut pulau ini menyimpan cerita dari masa lalu. Artikel ini akan membahas beberapa reruntuhan kuno paling menarik di Malta yang patut Anda jelajahi.
Kuil Pertama
Kuil Megalitik Ggantija
Kuil Ggantija di Pulau Gozo adalah salah satu struktur megalitik tertua di dunia. Dibangun sekitar 3600 SM, kuil ini lebih tua dari Piramida Mesir dan Stonehenge. Situs ini terdiri dari dua kuil besar yang dibangun dengan batu kapur lokal. Pengunjung dapat menjelajahi kompleks ini dan mengagumi teknik konstruksi kuno serta memahami pentingnya tempat ini dalam budaya prasejarah Malta.
Situs Bawah Tanah
Hypogeum Hal Saflieni
Hypogeum Hal Saflieni adalah kompleks bawah tanah misterius yang digunakan sebagai tempat pemakaman pada zaman prasejarah. Terletak di Paola, situs ini terdiri dari tiga tingkat ruang bawah tanah yang dipahat dari batu kapur padat. Hypogeum menawarkan wawasan unik tentang praktik pemakaman kuno dan seni ukir batu prasejarah. Karena keterbatasan ruang, disarankan untuk memesan tiket terlebih dahulu sebelum berkunjung.
Kota Bersejarah
Kota Tua Mdina
Mdina, dikenal sebagai "Kota Sunyi," adalah bekas ibu kota Malta dengan sejarah panjang sejak zaman Romawi Kuno. Kota berbenteng ini menawarkan jalan-jalan sempit berbatu dan bangunan bergaya Barok serta Norman yang terawat baik. Berjalan-jalanlah melalui gerbang kota dan nikmati suasana tenang sambil mengagumi arsitektur bersejarahnya. Mdina juga menawarkan pemandangan indah ke seluruh pulau dari bentengnya.
Kuil Kedua
Hagar Qim dan Mnajdra
Hagar Qim dan Mnajdra adalah dua kompleks kuil megalitik lainnya di pantai selatan Malta. Kedua situs ini dibangun sekitar 3200-2500 SM dan terletak dekat satu sama lain sehingga mudah dijelajahi dalam satu perjalanan singkat. Struktur batu besar mereka menunjukkan keterampilan teknik tinggi masyarakat prasejarah Malta dalam membangun monumen keagamaan mereka sendiri. Dengan mengunjungi reruntuhan kuno tersebut, Anda dapat merasakan kekayaan sejarah Malta sekaligus menikmati keindahan alam sekitarnya.