LOADING...
Menjelajahi Camilan Vegetarian Jawa yang Autentik dan Lezat

Menjelajahi Camilan Vegetarian Jawa yang Autentik dan Lezat

menulis Handoko
Feb 17, 2026
11:32 am

Apa ceritanya

Jawa dikenal dengan kekayaan kuliner tradisionalnya, termasuk camilan vegetarian yang menggugah selera. Camilan ini tidak hanya lezat tetapi juga menawarkan cita rasa khas yang sulit ditemukan di tempat lain. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi beberapa camilan vegetarian Jawa yang wajib dicoba bagi pecinta kuliner sehat dan autentik.

Mendoan

Tempe Mendoan: Gurih dan Renyah

Tempe mendoan adalah salah satu camilan favorit dari Jawa Tengah. Terbuat dari tempe yang dipotong tipis, dibalut adonan tepung berbumbu, lalu digoreng setengah matang sehingga teksturnya tetap lembut di dalam namun renyah di luar. Biasanya disajikan dengan sambal kecap atau cabai rawit untuk menambah cita rasa pedas manis. Tempe mendoan cocok dinikmati sebagai teman minum teh atau kopi sore hari.

Gejrot

Tahu Gejrot: Pedas Manis Menggoda

Tahu gejrot berasal dari Cirebon dan terkenal dengan bumbu kuahnya yang pedas manis. Tahu goreng dipotong kecil-kecil kemudian disiram kuah berbahan dasar gula merah, bawang putih, cabai rawit, dan asam jawa. Rasa gurih tahu berpadu sempurna dengan kuah segar nan pedas ini membuat tahu gejrot menjadi pilihan tepat untuk camilan ringan saat bersantai.

Advertisement

Getuk

Getuk Lindri: Sensasi Manis AlamiĀ 

Getuk lindri adalah camilan tradisional berbahan dasar singkong kukus yang ditumbuk halus lalu dicampur gula pasir dan pewarna alami seperti daun pandan atau ubi ungu. Setelah itu dibentuk memanjang menggunakan alat khusus hingga menyerupai mie tebal berwarna-warni ceria. Getuk lindri biasanya disajikan dengan taburan kelapa parut sehingga menambah kelezatan rasanya.

Advertisement

Klepon

Klepon: Camilan Kenyal Berisi Gula Merah Cair

Klepon merupakan kue tradisional berbentuk bola kecil berwarna hijau terbuat dari tepung ketan dengan isian gula merah cair di dalamnya. Setelah direbus hingga matang, klepon digulingkan pada kelapa parut agar tidak lengket satu sama lain serta memberikan aroma harum khas kelapa muda segar ketika disantap hangat-hangat bersama keluarga tercinta.

Advertisement