Lima pembuat film Hollywood dengan jurusan kuliah mengejutkan
Apa ceritanya
Banyak pembuat film Hollywood yang memiliki latar belakang pendidikan yang tidak terduga. Mereka memilih jurusan kuliah yang jauh dari dunia perfilman, namun berhasil mencapai kesuksesan di industri ini. Artikel ini akan membahas lima pembuat film terkenal dengan jurusan kuliah yang mengejutkan dan bagaimana pendidikan mereka memengaruhi karier mereka.
Pembuat film 1
Steven Spielberg dan psikologi
Steven Spielberg, salah satu sutradara paling berpengaruh di dunia, pernah mengambil jurusan psikologi di California State University. Meskipun tidak menyelesaikan gelar sarjananya, pemahaman tentang psikologi membantunya dalam menciptakan karakter-karakter mendalam dan cerita emosional dalam film-filmnya. Kemampuan untuk memahami motivasi manusia menjadi aset berharga dalam karyanya.
Pembuat Film 2
James Cameron dan fisika
James Cameron, dikenal karena film-film epiknya seperti "Titanic" dan "Avatar", awalnya belajar fisika di Fullerton College. Meskipun tidak menyelesaikan studinya, pengetahuan dasar tentang fisika membantunya dalam menciptakan efek visual yang inovatif dan realistis dalam film-filmnya. Pemahaman tentang sains memberikan landasan teknis bagi kreativitasnya.
Pembuat Film 3
Peter Jackson dan komunikasi massa
Peter Jackson, sutradara "The Lord of the Rings", mengambil jurusan komunikasi massa di Wellington Polytechnic. Pendidikan ini memberinya keterampilan penting dalam bercerita visual dan penggunaan media untuk menyampaikan narasi kompleks. Kemampuan komunikasi massa membantu Jackson mengembangkan gaya penceritaan sinematik yang unik.
Pembuat Film 4
Ang Lee dan seni rupa
Ang Lee, pemenang Oscar untuk "Life of Pi", belajar seni rupa di National Taiwan University sebelum melanjutkan studi film di Amerika Serikat. Latar belakang seni rupa memberinya kepekaan visual yang kuat serta kemampuan untuk menciptakan komposisi gambar yang indah secara estetika. Ini terlihat jelas dalam setiap adegan sinematiknya.
Pembuat film 5
Quentin Tarantino dan perpustakaan film
Quentin Tarantino tidak memiliki gelar formal tetapi pernah bekerja di toko penyewaan video saat muda, di mana ia menghabiskan waktu menonton berbagai jenis film dari seluruh dunia. Pengalaman ini menjadi pendidikan informal baginya tentang sinema, membentuk gaya penulisan skenario serta arahannya yang ikonik seperti pada "Pulp Fiction". Artikel ini menunjukkan bahwa meskipun jurusan kuliah para pembuat film ini mungkin tidak langsung terkait dengan perfilman, pengalaman pendidikan mereka tetap berkontribusi pada kesuksesan kreatif mereka.