
Lima Mitos Umum tentang Mengunjungi Addis Ababa
Apa ceritanya
Addis Ababa, ibu kota Ethiopia, adalah kota yang kaya akan sejarah dan budaya.
Banyak wisatawan tertarik untuk menjelajahi keindahan dan keragaman yang ditawarkan kota ini.
Namun, ada beberapa mitos umum yang sering kali menyesatkan para wisatawan.
Dalam artikel ini, kita akan membahas lima mitos tersebut agar Anda dapat merencanakan perjalanan yang lebih baik dan mendapatkan pengalaman yang lebih otentik di Addis Ababa.
Mitos 1
Addis Ababa Selalu Panas
Banyak orang berpikir bahwa Addis Ababa selalu panas karena letaknya di Afrika.
Namun, kenyataannya adalah kota ini memiliki iklim sejuk sepanjang tahun berkat ketinggiannya sekitar 2.355 meter di atas permukaan laut.
Suhu rata-rata berkisar antara 10 hingga 25 derajat Celsius. Jadi, pastikan Anda membawa pakaian hangat saat berkunjung ke sini.
Mitos 2
Transportasi Umum yang Tidak Memadai
Beberapa wisatawan percaya bahwa transportasi umum di Addis Ababa tidak memadai.
Faktanya, kota ini memiliki sistem transportasi umum yang berkembang pesat dengan adanya kereta dalam kota (Light Rail) dan bus kota yang terjangkau serta efisien untuk digunakan oleh penduduk lokal maupun turis.
Mitos 3
Hanya Sedikit Pilihan Kuliner Lokal
Ada anggapan bahwa pilihan kuliner lokal di Addis Ababa terbatas.
Sebaliknya, kota ini menawarkan berbagai macam hidangan tradisional Ethiopia seperti Injera dan Doro Wat serta restoran internasional dengan menu dari berbagai belahan dunia sehingga memuaskan selera setiap wisatawan.
Mitos 4
Tidak Aman untuk Wisatawan Solo Wanita
Keamanan bagi wisatawan solo wanita sering kali menjadi perhatian utama saat bepergian ke negara asing termasuk Ethiopia.
Namun demikian, banyak pelancong wanita melaporkan pengalaman positif selama berada di Addis Ababa asalkan mereka tetap waspada seperti halnya ketika bepergian ke tempat lain.
Mitos 5
Hanya Sedikit Tempat Wisata yang Menarik
Beberapa orang mungkin mengira bahwa tidak banyak tempat menarik untuk dikunjungi di Addis Ababa selain museum nasional atau gereja-gereja tua.
Padahal sebenarnya terdapat banyak destinasi menarik lainnya seperti pasar Merkato terbesar se-Afrika atau Gunung Entoto dengan pemandangan indahnya.
Pusat seni kontemporer Makush Art Gallery & Restaurant juga bisa menjadi tujuan wisata bagi pecinta seni modern.