LOADING...
Lima Fritter Renyah dari Sayuran Akar untuk Mengatasi Kerinduan Anda

Lima Fritter Renyah dari Sayuran Akar untuk Mengatasi Kerinduan Anda

menulis Handoko
Jan 07, 2026
01:33 pm

Apa ceritanya

Fritter sayuran adalah camilan yang lezat dan sehat, cocok untuk mengatasi kerinduan ngemil. Dengan menggunakan sayuran akar seperti kentang, wortel, dan ubi jalar, Anda dapat membuat fritter yang renyah dan bergizi. Artikel ini akan membahas lima jenis fritter dari sayuran akar yang bisa Anda coba di rumah.

1

Fritter Kentang Sederhana

Fritter kentang adalah pilihan klasik yang mudah dibuat. Parut kentang dan campurkan dengan bawang merah cincang, tepung terigu, garam, dan merica. Goreng adonan dalam minyak panas hingga berwarna keemasan. Sajikan dengan saus favorit Anda untuk menambah rasa.

2

Fritter Ubi Jalar Pedas Manis

Ubi jalar memberikan rasa manis alami pada fritter ini. Parut ubi jalar dan campurkan dengan bubuk cabai, tepung jagung, serta sedikit gula merah. Goreng hingga renyah di luar namun lembut di dalam. Cocok disajikan sebagai camilan sore hari.

Advertisement

3

Fritter Wortel dengan Tambahan Keju

Wortel memberikan warna cerah pada fritter ini sekaligus nutrisi tambahan. Parut wortel dan campurkan dengan keju parut serta tepung terigu. Tambahkan sedikit susu untuk kelembutan ekstra sebelum digoreng hingga matang sempurna.

Advertisement

4

Fritter Bit yang Menarik

Bit memberikan warna merah tua yang menarik pada fritter ini. Parut bit segar lalu campurkan dengan tepung gandum utuh, biji wijen panggang, garam, dan merica hitam sebelum digoreng hingga renyah.

5

Fritter Labu Kuning Gurih

Labu kuning memiliki tekstur lembut saat dimasak sehingga cocok dijadikan bahan dasar fritter gurih ini. Haluskan labu kuning kukus lalu campurkan dengan bawang putih cincang halus serta tepung beras sebelum digoreng hingga kecokelatan sempurna. Dengan mencoba berbagai resep di atas, Anda dapat menikmati variasi rasa dari setiap jenis sayuran akar sambil tetap menjaga kesehatan tubuh melalui konsumsi camilan berbasis nabati.

Advertisement