LOADING...
Lima Acar Fermentasi Legendaris dari Indonesia

Lima Acar Fermentasi Legendaris dari Indonesia

menulis Handoko
May 14, 2026
09:42 am

Apa ceritanya

Indonesia dikenal dengan kekayaan kuliner yang beragam, termasuk berbagai jenis acar fermentasi. Acar ini tidak hanya menambah cita rasa pada hidangan, tetapi juga memiliki nilai budaya dan sejarah tersendiri. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi lima acar fermentasi legendaris dari berbagai daerah di Indonesia yang patut dicoba oleh para pecinta kuliner.

1

Asinan Betawi: Kelezatan dari Jakarta

Asinan Betawi adalah salah satu acar fermentasi terkenal yang berasal dari Jakarta. Terbuat dari sayuran segar seperti kol, taoge, dan wortel yang direndam dalam larutan cuka dan gula. Rasanya asam manis menyegarkan dan sering disajikan dengan taburan kacang tanah goreng serta kerupuk kuning. Asinan Betawi menjadi pilihan tepat untuk menikmati sensasi rasa unik khas ibu kota.

2

Manisan Carica: Khas Dataran Tinggi Dieng

Manisan Carica berasal dari dataran tinggi Dieng di Jawa Tengah. Buah carica yang mirip pepaya kecil difermentasi dalam larutan gula hingga menghasilkan rasa manis asam yang khas. Manisan ini sering dijadikan oleh-oleh khas Dieng karena keunikan rasanya dan manfaat kesehatannya sebagai sumber vitamin C alami.

Advertisement

3

Acar Kuning Bali: Rasa Eksotis Pulau Dewata

Acar Kuning Bali menawarkan cita rasa eksotis dengan bumbu kunyit sebagai bahan utama. Sayuran seperti mentimun, wortel, dan bawang merah direndam dalam campuran cuka, kunyit, dan rempah-rempah lainnya. Warna kuning cerahnya menggugah selera sekaligus memberikan aroma harum khas masakan Bali.

Advertisement

4

Lontong Balap Surabaya: Sajian Spesial dari Kota Pahlawan

Lontong Balap Surabaya bukan hanya tentang lontongnya saja; acar taoge menjadi bagian penting hidangan ini. Taoge segar difermentasi ringan untuk menambah tekstur renyah serta rasa asam segar pada sajian lontong balap yang kaya akan bumbu petis udang.

5

Singkong Parut: Fermentasi Unik ala Sunda

Salah satu hidangan tradisional Sunda adalah singkong parut yang difermentasikan hingga menghasilkan tekstur kenyal dengan cita rasa sedikit asam manis alami singkong itu sendiri. Biasanya disajikan sebagai camilan atau pelengkap makanan utama bersama sambal terasi pedas untuk menambah kenikmatan saat bersantap bersama keluarga atau teman-teman terdekat.

Advertisement