Loading...
Film Hollywood yang mengejutkan di Indonesia

Film Hollywood yang mengejutkan di Indonesia

menulis Bob
Oct 30, 2026
06:39 am

Apa ceritanya

Indonesia, dengan keindahan alamnya yang memukau, telah menjadi lokasi syuting bagi beberapa film Hollywood terkenal. Keberagaman lanskap dan budaya menjadikan Indonesia pilihan menarik bagi para pembuat film. Berikut adalah lima film blockbuster Hollywood yang secara mengejutkan mengambil lokasi syuting di Indonesia.

Film 1

Eat Pray Love

Film ini dibintangi oleh Julia Roberts dan menampilkan Bali sebagai salah satu lokasi utama.

Dalam cerita, karakter utama mencari kedamaian dan keseimbangan hidup di pulau ini.

Bali dengan pantainya yang indah dan budayanya yang kaya memberikan latar belakang sempurna untuk perjalanan spiritual sang tokoh.

Film 2

The Philosophers

Dikenal juga sebagai "After the Dark", film ini mengambil latar di Jakarta dan Candi Prambanan.

Mengisahkan tentang sekelompok siswa internasional dalam eksperimen psikologis, keindahan arsitektur candi menambah elemen dramatis dalam cerita.

Lokasi ini memperlihatkan sisi lain dari Indonesia kepada penonton global.

ADVERTISEMENT

Film 3

Blackhat

Film thriller cybercrime ini dibintangi oleh Chris Hemsworth dan sebagian besar berlokasi di Jakarta.

Meskipun fokus utamanya adalah pada dunia maya, suasana kota Jakarta memberikan nuansa urban yang mendukung alur cerita penuh ketegangan.

Penggambaran kota besar Asia Tenggara ini menambah daya tarik visual pada keseluruhan film.

ADVERTISEMENT

Film 4

Anacondas: The Hunt for the Blood Orchid

Sebagian besar adegan dalam sekuel Anaconda ini difilmkan di Kalimantan Barat, tepatnya di hutan hujan tropisnya yang lebat.

Cerita berpusat pada ekspedisi mencari bunga langka dengan latar belakang alam liar Indonesia yang eksotis dan misterius, memberikan sensasi petualangan sejati kepada penonton.

Film 5

King Kong (2005)

Meskipun sebagian besar difilmkan di Selandia Baru, beberapa adegan penting dari remake King Kong tahun 2005 dilakukan di Pulau Sumatra.

Lanskap alami Sumatra digunakan untuk menggambarkan pulau Skull Island fiktif dalam cerita tersebut, menambahkan elemen realistis pada dunia fantasi King Kong.

Artikel ini menunjukkan bagaimana keindahan alam Indonesia telah menarik perhatian industri perfilman internasional untuk menciptakan karya-karya sinematik mengesankan.

ADVERTISEMENT