LOADING...
Film Hollywood dengan bahasa buatan: Fakta di balik layar

Film Hollywood dengan bahasa buatan: Fakta di balik layar

menulis Bob
Feb 06, 2026
06:51 am

Apa ceritanya

Film Hollywood sering kali menghadirkan dunia yang fantastis dan unik, termasuk penggunaan bahasa buatan. Bahasa-bahasa ini diciptakan untuk menambah kedalaman dan keaslian dalam cerita. Dalam artikel ini, kita akan membahas beberapa film terkenal yang menggunakan bahasa buatan serta memberikan wawasan tentang proses pembuatannya.

Klingon

Bahasa Klingon dalam Star Trek

Star Trek adalah salah satu contoh paling terkenal dari penggunaan bahasa buatan. Bahasa Klingon diciptakan oleh linguist Marc Okrand untuk digunakan oleh karakter alien dalam seri ini. Proses penciptaan bahasa ini melibatkan pengembangan tata bahasa, kosakata, dan bahkan budaya Klingon. Hasilnya adalah sebuah bahasa yang kompleks dan dapat dipelajari oleh penggemar setia Star Trek di seluruh dunia.

Dothraki

Dothraki dan Valyrian di Game of Thrones

Game of Thrones memperkenalkan dua bahasa buatan: Dothraki dan Valyrian. Linguist David J. Peterson bertanggung jawab atas penciptaan kedua bahasa tersebut berdasarkan deskripsi dalam buku asli karya George R.R. Martin. Peterson menciptakan tata bahasa lengkap dengan kosakata luas untuk kedua suku fiksi tersebut, memungkinkan para aktor berinteraksi secara lebih mendalam dengan karakter mereka.

Advertisement

Na'vi

Na'vi dari Avatar

Film Avatar karya James Cameron menampilkan bahasa Na'vi yang diciptakan oleh linguist Paul Frommer. Bahasa ini dirancang agar sesuai dengan budaya asli Pandora, tempat cerita berlangsung. Frommer mengembangkan struktur gramatikal serta kosakata yang kaya agar penonton dapat merasakan kedalaman budaya Na'vi meskipun hanya melihat sekilas melalui layar lebar.

Advertisement

Huttese

Huttese dalam Star Wars

Dalam dunia Star Wars, Huttese adalah salah satu bahasa buatan yang paling dikenal selain Wookiee-speak. Bahasa ini digunakan oleh karakter Jabba the Hutt dan suku Hutts lainnya di galaksi jauh tersebut. Meskipun tidak sekompleks Klingon atau Dothraki, Huttese memiliki elemen unik tersendiri yang menambah kekayaan dunia Star Wars secara keseluruhan. Dengan menciptakan bahasa-bahasa baru ini, para pembuat film dapat memperkaya narasi mereka serta memberikan pengalaman lebih mendalam bagi penonton melalui detail-detail kecil namun signifikan tersebut.

Advertisement