
Fakta menarik tentang platipus
Apa ceritanya
Platipus adalah salah satu makhluk paling unik di dunia hewan.
Dengan penampilan yang aneh dan sifat-sifat yang tidak biasa, platipus telah menarik perhatian banyak ilmuwan dan pencinta alam.
Dalam artikel ini, kita akan membahas beberapa fakta menarik tentang platipus yang mungkin belum Anda ketahui.
Mari kita lihat lebih dekat keajaiban dari hewan ini.
Fakta 1
Platipus bertelur seperti burung
Salah satu hal paling mengejutkan tentang platipus adalah bahwa mereka bertelur.
Meskipun mamalia biasanya melahirkan anaknya secara langsung, platipus termasuk dalam kelompok monotremata, mamalia yang bertelur.
Setelah telur menetas, induk platipus menyusu anak-anaknya dengan susu yang keluar dari pori-pori kulitnya karena mereka tidak memiliki puting susu seperti mamalia lainnya.
Fakta 2
Memiliki paruh seperti bebek
Platipus memiliki paruh datar dan lebar seperti bebek, tetapi paruh ini jauh lebih canggih daripada sekadar alat makan.
Paruh platipus dilengkapi dengan reseptor elektro untuk mendeteksi medan listrik kecil yang dihasilkan oleh mangsanya di dalam air.
Kemampuan ini sangat membantu saat berburu makanan di dasar sungai atau kolam.
Fakta 3
Berbisa seperti ular
Meskipun terlihat lucu dan jinak, pejantan platipus memiliki taji berbisa pada kaki belakangnya.
Bisa ini digunakan sebagai senjata pertahanan terhadap predator atau saat bersaing dengan pejantan lain selama musim kawin.
Meski bisa tersebut tidak mematikan bagi manusia, sengatannya dapat menyebabkan rasa sakit yang luar biasa.
Fakta 4
Hidup di air dan darat
Platipus adalah hewan semi-akuatik yang menghabiskan sebagian besar waktunya di air untuk mencari makan namun juga mampu bergerak lincah di daratan.
Mereka membangun sarang di tepi sungai atau kolam tempat mereka beristirahat dan merawat anak-anaknya setelah berburu sepanjang hari.
Fakta 5
Fosil hidup dari zaman purba
Platipus sering disebut sebagai "fosil hidup" karena kemiripan mereka dengan nenek moyang purba mereka dari jutaan tahun lalu.
Struktur tubuh unik mereka memberikan wawasan berharga kepada para ilmuwan tentang evolusi mamalia awal dan bagaimana spesies-spesies tersebut beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya selama ribuan tahun lamanya.