
Dekorasi Gedung Pencakar Langit Bergaya Art Deco : Arsitektur yang Glamor
Apa ceritanya
Art Deco adalah gaya desain yang muncul pada awal abad ke-20 dan dikenal dengan kemewahan serta detail geometrisnya.
Dalam konteks gedung pencakar langit, Art Deco menghadirkan elemen vertikal yang menonjol dan elegan.
Gaya ini menggabungkan bentuk simetris dengan bahan-bahan mewah seperti kaca dan logam, menciptakan tampilan yang megah dan modern.
Artikel ini akan membahas bagaimana Anda dapat mengadopsi elemen-elemen Art Deco dalam dekorasi rumah Anda.
#1
Elemen Geometris dalam Desain Interior
Salah satu ciri khas dari Art Deco adalah penggunaan pola geometris yang kuat.
Dalam dekorasi interior, pola ini dapat diterapkan melalui wallpaper, karpet, atau bahkan ubin lantai.
Bentuk-bentuk seperti zigzag, chevron, atau garis-garis lurus sering digunakan untuk menambah kesan dinamis pada ruangan.
Dengan memilih warna-warna kontras seperti hitam dan emas atau putih dan perak, Anda dapat menciptakan suasana yang dramatis namun tetap elegan.
#2
Penggunaan Bahan yang Mewah
Art Deco identik dengan penggunaan bahan-bahan mewah seperti marmer, kaca berwarna, dan logam berkilau.
Untuk menerapkan gaya ini di rumah Anda, pertimbangkan untuk menggunakan meja marmer atau lampu gantung berbahan kaca berwarna sebagai titik fokus ruangan.
Selain itu, aksen logam seperti kuningan atau krom dapat ditambahkan melalui bingkai cermin atau pegangan pintu untuk memberikan sentuhan glamor.
#3
Pemilihan Warna yang Berani dan Kontras
Warna memainkan peran penting dalam desain Art Deco.
Palet warna biasanya terdiri dari kombinasi warna-warna berani seperti merah tua, hijau zamrud, biru laut dengan aksen metalik emas atau perak.
Untuk menciptakan tampilan yang harmonis namun tetap menarik perhatian, pilihlah satu warna utama sebagai dasar kemudian tambahkan aksen kontras melalui bantal sofa atau karya seni dinding.
Dengan memahami elemen-elemen kunci dari dekorasi Art Deco ini, Anda bisa membawa nuansa arsitektur vertikal yang glamor ke dalam rumah tanpa kehilangan sentuhan pribadi.