LOADING...
Cara Menanam Bunga Marigold dari Biji

Cara Menanam Bunga Marigold dari Biji

menulis Taufiq Al Jufri
Jun 24, 2026
12:20 pm

Apa ceritanya

Menanam bunga marigold dari biji adalah cara yang menyenangkan dan memuaskan untuk menambah keindahan taman Anda. Marigold dikenal karena warna cerahnya dan kemampuannya untuk mengusir hama secara alami. Dalam artikel ini, kita akan membahas lima langkah sederhana untuk menumbuhkan marigold dari biji, mulai dari persiapan tanah hingga perawatan tanaman yang sudah tumbuh.

Pemilihan Biji

Memilih Biji Berkualitas

Langkah pertama dalam menanam marigold adalah memilih biji berkualitas tinggi. Pastikan Anda membeli biji dari sumber terpercaya agar mendapatkan hasil terbaik. Periksa tanggal kedaluwarsa pada kemasan dan pilih varietas yang sesuai dengan iklim lokal Anda. Dengan memilih biji berkualitas, peluang keberhasilan pertumbuhan tanaman akan lebih tinggi.

Persiapan Tanah

Persiapan Tanah yang Tepat

Tanah yang baik sangat penting untuk pertumbuhan marigold. Pastikan tanah memiliki drainase yang baik dan kaya akan bahan organik. Campurkan kompos atau pupuk kandang ke dalam tanah sebelum menanam untuk meningkatkan kesuburan. pH tanah idealnya antara 6 hingga 7,5 agar marigold dapat tumbuh optimal.

Advertisement

Penyemaian Biji

Penyemaian Biji dengan Benar

Setelah tanah siap, taburkan biji marigold di permukaan tanah dengan jarak sekitar 1-2 cm antarbijinya. Tutup tipis dengan lapisan tanah atau kompos halus dan siram perlahan menggunakan air secukupnya agar tidak menggeser posisi bijinya. Tempatkan pot atau area tanam di tempat yang mendapat sinar matahari cukup.

Advertisement

Perawatan Rutin

Penyiraman dan Pemeliharaan Rutin

Penyiraman secara teratur sangat penting selama tahap awal pertumbuhan marigold. Pastikan tanah tetap lembap tetapi tidak terlalu basah untuk mencegah pembusukan akar. Setelah bibit tumbuh sekitar 5-10 cm, kurangi frekuensi penyiraman namun tetap jaga kelembapan tanah.

Pengendalian Hama

Mengatasi Hama secara Alami

Marigold terkenal karena kemampuannya mengusir hama seperti nematoda dan serangga lainnya secara alami berkat aroma khasnya. Namun, jika ada serangan hama lain seperti kutu daun, gunakan metode pengendalian alami seperti semprotan air sabun atau minyak neem agar tanaman tetap sehat tanpa merusak lingkungan sekitar.

Advertisement