
Cara membuat taman sensorik untuk rejuvenasi pribadi
Apa ceritanya
Taman sensorik adalah ruang yang dirancang untuk merangsang indra dan memberikan ketenangan.
Dengan elemen-elemen seperti tanaman beraroma, tekstur yang berbeda, dan suara alami, taman ini dapat menjadi tempat pelarian dari rutinitas sehari-hari.
Membangun taman sensorik tidak hanya memperkaya pengalaman indra tetapi juga membantu dalam mengurangi stres dan meningkatkan kesejahteraan mental.
Tanaman
Memilih tanaman yang tepat
Pemilihan tanaman adalah kunci dalam menciptakan taman sensorik.
Pilihlah tanaman dengan aroma yang menenangkan seperti lavender atau melati.
Selain itu, tambahkan tanaman dengan tekstur daun yang berbeda untuk memberikan sensasi sentuhan yang menarik.
Tanaman berbunga dengan warna cerah juga dapat menambah daya tarik visual dan meningkatkan suasana hati.
Air
Menambahkan elemen air
Elemen air seperti kolam kecil atau air mancur dapat menambah dimensi baru pada taman sensorik Anda.
Suara gemericik air memiliki efek menenangkan dan dapat membantu mengalihkan pikiran dari kebisingan sehari-hari.
Pastikan elemen air mudah diakses dan aman agar bisa dinikmati tanpa khawatir.
Tekstur
Menggunakan material bertekstur
Material bertekstur seperti kerikil, kayu, atau pasir bisa digunakan untuk jalur setapak di taman Anda.
Sentuhan kaki pada permukaan ini akan memberikan pengalaman sensorik tambahan saat berjalan-jalan di sekitar taman.
Variasi tekstur ini juga membuat setiap kunjungan ke taman menjadi unik dan menyegarkan.
Duduk nyaman
Menyediakan tempat duduk nyaman
Tempat duduk nyaman sangat penting agar Anda bisa menikmati waktu lebih lama di taman sensorik.
Pilih kursi atau bangku dengan desain ergonomis yang mendukung postur tubuh saat bersantai.
Letakkan tempat duduk di area strategis sehingga Anda bisa menikmati pemandangan terbaik dari berbagai sudut pandang dalam taman tersebut.